//
you're reading...
BERITA

Upaya Warga Mengakses Informasi Bantuan Siswa Miskin

Pengalaman CC Desa Weepangali Kabupaten Sumba Barat Daya – NTT

Kamis  3  April 2014

Sekitar pukul  17.08, Fasilitator PATTIRO bertemu dengan Agustinus Malo Ghoghi (orang tua siswa calon penerima Bantuan Siswa Miskin (BSM)–SDK Weepangali) & Kristina K. Ladi (orang tua siswa calon penerima BSM-SMP Rangga Rame).

Agus dan Kristina melakukan audiensi dengan Kepala Sekolah SMP Rangge Rame

Agus dan Kristina melakukan audiensi dengan Kepala Sekolah SMP Rangge Rame

Agus menceritakan bahwa  dirinya mendapat surat  dari SDK Weepangali pada saat penerimaan raport kenaikan kelas  anaknya (Yohanes Malo Ghoghi-sekarang Kelas II SD) pada bulan Juni 2013. Dalam surat tersebut tercantum bahwa anaknya adalah calon penerima BSM tahun 2013/2014. Karena tidak tahu kelanjutan pengurusan surat tersebut, Agus sempat menanyakan pada pihak sekolah (guru) namun mereka tidak tahu. Karena tidak mendapat informasi yang jelas, Agus menanyakan tentang BSM pada Pendamping PKH di desa. Dari  pendamping PKH, Agus mendapat informasi bahwa yang mengurus BSM adalah pihak sekolah. Akhirnya, Agus ke sekolah untuk kembali membawa surat. Oleh pihak sekolah, Agus diminta mengisi  kartu Calon penerima BSM kelas 1 SD/MI dalam dua rangkap, yakni  Bagian 1 untuk anak/siswa yang dipegang oleh orang tua siswa dan Bagian 2 untuk pihak Sekolah.

Agustinus dan Kristina tengah meminta penjelasan kepada Kepala Sekolah SDK Weepangali

Agustinus dan Kristina tengah meminta penjelasan kepada Kepala Sekolah SDK Weepangali

Semenjak pengisian formulir, tidak terdengar kabar tentang kelanjutan informasi BSM. Setelah menunggu cukup lama, Agus berinisiatif menanyakan ke Kepala Sekolah SDK Weepangali terkait realisasi penerimaan BSM. Namun oleh Kepala Sekolah, Agus diminta menunggu tanpa ada informasi yang jelas dari sekolah. Agus juga sempat menanyakan ke  beberapa orang tua siswa calon penerima BSM, namun mereka juga tidak tahu.Hal serupa juga dialami Kristina K. Lady; dia mendapat surat  dari SDK Weepangali pada saat anaknya (Maximilianus Irvandi Lede-sekarang kelas I SMP Rangga Rame) tamat SDK Weepangali, sekitar bulan Juli 2013. Kristina sempat menanyakan dari mana surat tersebut diterima oleh sekolah, namun  Lusia (Wakil Kepala Sekolah) mengatakan tidak tahu.

Agus dan Kristina saat mengecek informasi data penerima BSM di Bank NTT

Agus dan Kristina saat mengecek informasi data penerima BSM di Bank NTT

Selanjutnya Kristina membawa  kartu Calon penerima BSM di SMP Rangga Rame (setelah mendaftar masuk SMP). Ibu Kristina diminta mengisi  kartu Calon penerima BSM kelas 7 SMP/MI dalam 2 (dua) rangkap, yakni  Bagian 1. Untuk Anak/siswa dan Bagian 2. Untuk Sekolah. Bagian 1. Untuk anak/siswa dipegang oleh orang tua siswa dan Bagian 2. Untuk sekolah, diserahkan ke Kepala Sekolah SMP Rangga Rame.

Pada akhir Desember 2013, Kristina sempat mengecek di Bank Pembangunan Daerah Cab. SBD. Namun menurut petugas Bank yang ditemui, belum ada nama-nama calon siswa penerima BSM. Pihak Bank meminta Kristina mengecek di SDK Weepangali, apakah rekapitulasi calon siswa penerima BSM sudah dimasukkan sekolah ke Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (PPO).

Jumat 4 April 2014.

Agus  memasukan  surat  permintaan informasi yang ditujukan pada Ketua  PPID Dinas PPO. Informasi yang diminta adalah:

  • Syarat dan kriteria  siswa (SD,SMP,SMA) calon penerima Bea Siswa Miskin (BSM) tahun 2013/2014.
  • Daftar  Calon Penerima BSM SDK Weepangali dan SMP Rangga Rame Desa Weepangali-Kec. Kota Tambolaka tahun 2013/2014.
  • Informasi terkait realisasi (waktu) pencairan BSM untuk SDK Weepangali dan SMP Rangga Rame Desa Weepangali-Kec. Kota Tambolaka tahun 2013/2014.

Selasa 8 April 2014

Sekitar jam 08.45, Agus & Kristina didampingi Fasilitator mendatangi Bank Pembangunan Daerah (BPD) Cabang Weetebula. Tujuannya adalah untuk mengecek  informasi (lisan) terkait realisasi  pemberian BSM bagi siswa SDK Weepangali dan Siswa SMP Rangga Rame. Staf  BPD  yang menangani meja informasi (Leny)  sempat menjelaskan prosedur /mekanisme pencairan BSM di BPD serta syarat-syarat yang harus dipenuhi orang tua siswa. Leny sempat  mengecek data penerima BSM , namun menurutnya belum  ada data yang masuk untuk SDK Weepangali & SMP Rangga Rame. Dia menyarankan agar  mengecek dan memastikan apakah pihak sekolah sudah memasukkan data calon siwa penerima BSM ke Dinas PPO SBD.

Selanjutnya, kami menuju SDK Weepangali dan bertemu dengan Kepala  Sekolah. Kristina sempat menjelaskan kronologis  anak mereka mendapatkan kartu calon penerima  BSM serta mengecek  , apakah data calon siswa penerima BSM SDK Weepangali  sudah  dimasukkan ke Dinas PPO.

Kepsek  mengakui bahwa data sudah  dimasukkan ke Dinas PPO SBD. Namun menurut Kepsek sampai saat ini belum ada informasi terkait realisasi BSM. Beliau berharap agar  orang tua siswa menunggu.

Kemudian, kami menuju SMP Rangga Rame dan menemui Kepala Sekolah, Bpk Silvester B. Malo,S.Pd di ruang kerjanya.

Ibu Kristina menjelaskan kronologis anaknya (siswa SMP Rangga Rame) mendapatkan Kartu calon penerima BSM. Termasuk inisiatif yang  sudah dilakukan  untuk meminta informasi  tentang BSM  melalui  surat   ke Dinas PPO  SBD dan BPD.

Ketika ditanya, soal  data calon penerima BSM dari sekolah , apakah sudah dimasukkan ke Dinas PPO? Kepsek mengakui  bahwa  dia tidak tahu prosedur dan mekanisme terkait program BSM. Malahan daftar rekapitulasi calon siswa penerima  BSM dari SMP Rangga Rame yang seharusnya sudah  dimasukkan ke Dinas PPO, tidak dimasukkan . Kepsek beranggapan bahwa  kartu Bagian 2. Untuk Sekolah, disimpan di sekolahsebagai  pegangan sekolah. Masih ada sekitar belasan kartu calon penerima BSM  yang  masih ada di sekolah (dipegang Kepsek),lanjutnya.  “Biasanya pihak dinas PPO memberikan Format  untuk diisi sekolah terkait dengan  program/bantuan untuk sekolah /siswa. Namun terkait BSM, tidak ada format yang diberikan untuk diisi sekolah.”

Menurut Kepsek, pihak sekolah tidak tahu tentang program BSM tahun 2013 karena tidak ada  sosialisasi dari Dinas PPO  terkait BSM, petunjuk teknis BSM 2013 pun tidak dipunyai sekolah.

Diskusi yang berlangsung kurang lebih 1 jam  ini kemudian berakhir dengan kesepakatan akan dilakukan audiensi dengan Dinas PPO SBD yang rencanannya akan diikuti oleh orang tua siswa SMP Rangga Rame calon penerima BSM termasuk Kepala Sekolah SMP Rangga Rame.

Laporan Chrisramone, Fasilitator Masyarakat CATI-PATTIRO Sumba Barat Daya.

 

About CATI PATTIRO

Program AIPD CATI - PATTIRO

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Twitter Updates

PENGUNJUNG

Flag Counter
%d bloggers like this: